AuthorsDen.com  Join | Login 

     Popular! Books, Stories, Articles, Poetry
Where Authors and Readers come together!

Signed Bookstore | Authors | eBooks | Books | Stories | Articles | Poetry | Blogs | News | Events | Reviews | Videos | Success | Gold Members | Testimonials

Featured Authors: Edward Patterson, iJeff Alt, iC.G. Richardson, iB. B. Riefner, iDr. Stanley Crawford, iPeggy Schmuldt, iCarol Fowler, i
 
Home > Saut Situmorang
 

Recent Reviews for Saut Situmorang


Four haiku (Poetry) - 7/24/2007 8:38:23 AM
Hi Saut, I especially like your Ancient Tree! Well done! Sampai jumpa!

a letter from the underground (Poetry) - 1/25/2005 11:28:56 PM
No one recognize the warriors, because many have never fought a war, only wisdom brings calm to the pain, nevertheless the dead soul has know compassion only to self, Oh what a bitter taste of brim, but the spirit of God walks us through the fire, peace and blessings my brother warrior.

Love Song of Saut Speedy Gonzales (Poetry) - 1/25/2005 11:26:05 PM
You have a gift with words, I know a master writer when I see, continue to flow, your work is excellent.

a letter from the underground (Poetry) - 6/4/2003 10:10:07 AM
I can feel this, it is excellent, it sounds like a battle of war from a strange place, but in reality it happens right here, battle of satin calls. Bullets, Screams, Criminals on Control, Camps for the Good at heart locked up, silence of the truth. Walking zombies that don't know love. Greed they pledge loyality. Under_ Satins_ _Authority.

sleep cicak (Poetry) - 5/4/2003 9:15:50 AM
cool write! hehehe...

sajak orang orang buangan (Poem in Indonesian) (Poetry) - 4/14/2003 10:28:13 PM
sajak orang orang buangan (Poem in Indonesian) by Saut Situmorang Monday, December 23, 2002 http://www.authorsden.com/visit/viewpoetry.asp?AuthorID=12083&id=40046 - ORIGINAL + KOMEN - orang orang buangan, laki laki & perempuan terusir dari rumah rumah mereka terusir dari kampung mereka ke negeri asing di seberang hutan + Yes, ever heard of punctuation? Oh it's a poem....well won't you make it a little easier for us, HUMBLE READERS NON-POET PEOPLE. - sawah sawah yang kuning terlantar (tak perlu pakai 'yang' sejak EYD berlaku) - seperti kain sutra kusut berlumpur (tak perlu pakai kata 'kain', semua juga tahu SUTRA itu kain, masa kondom) - di bawah jemuran + You quite suck on this verse. You really do. This is like the work of Rendra....THE GENERIC VERSION. Oh it makes me laugh at myself. I get the idea, sawah kuning, sutera, lumpur... Tapi kain sutra kusut berlumpur di bawah jemuran? Kinda long way to go. Agak maksain. WHAT IS UP WITH JEMURAN? Let me guess, you get this aimage after watching RAMBO, or worse, TOUR OF DUTY....I see a red door and I want it painted black? This is what I would have read, it may not be perfect, just a humble writing of a humble non-poet readers born with no such luxury as yours. "sawah kering, menguning, terlantar, menghampar, bak sutra kusut berbalut lumpur di sisi dinding berlumut, terkapar, hambar" Kenapa kepikiran 'DI BAWAH JEMURAN'? For Christ sake, MATE. - tak ada lagi kerbau bertanduk panjang di kubangan sawah + Yang panjang di kubangan sawah itu kerbaunya atau tanduknya? Tak ada lagi kerbau bertanduk panjang, di kubangan sawah atau Tak ada lagi kerbau bertanduk, panjang di kubangan sawah - di kolam kolam di pinggir sungai di tepi tepi kali yang dangkal + Kalau menurut EYD tidak perlu pakai 'YANG', boros dan tidak ada gunanya. SUNGAI atau KALI? Keduanya sama, just make up your mind. Oh menurutmu beda? Cek KBBI lagi. - angin berhenti bertiup, matahari penuh (koma?) sepenuh hari yang tak kunjung berganti. - batu batu (BEBATUAN?) kerikil di tengah jalan, di pinggir jalan, berasap + Kerikil berasap, okay I get your point. - seekor belalang yang kebetulan hinggap di atasnya + Di atas kerikil yang di pinggir jalan atau yang di tengah jalan? - menjerit memekik keras & mati hangus mengeluarkan asap berbau mayat ke langit yang penuh matahari. + Menjerit dan memekik artinya SAMA. Menjerit dan Memekik juga sudah pasti KERAS. Jadi kalimat "Menjerit memekik keras" adalah ABSURD, boros, dan tidak ada gunanya. Lalu seekor belalang terbakar dan mengeluarkan bau mayat, seberapa besar belalang ini? "seekor belalang menapak bebatuan jalang, seketika memekik, sebelum hangus dalam asap, sengit bau gosong tubuhnya merayap ke langit terik di atas sana." - di sepanjang jalan yang sepi manusia + Okay deh. - berserak tak teratur jejak jejak sepatu tentara di antara bekas bekas roda kendaraan + Kalau sudah BERSERAK pasti TIDAK TERATUR. 'Berserak tidak terartur' itu absurd, boros, tidak ada gunanya dan membuat kebingunganaa yang sebenarnya tidak perlu. - seperti tattoo melukai permukaan jalan + Seperti tattoo mencarut wajah jalan Buruk yah? Yah iyalah, kami kan hanya seorang NON-POET sementara kau dengan prestasi luar negeri mu. - orang orang asing, tentara tentara asing, masuk ke negeri ini subuh tadi waktu para penghuninya laki laki & perempuan tertidur nyenyak seperti nyenyaknya (SE-NYENYAK) tidur mereka di hari hari sebelumnya + Have mercy, use punctuation if necessary. - subuh tadi sawah sawah ladang ladang yang kuning + Sawah atau ladang atau sawah dan ladang? Di atas hanya ditulis sawah. Secara sistem pengairan dan hasil produksi sawah berbeda dengan ladang. - penuh embun penuh sinar bintang bintang penuh sinar bulan purnama + Kronologisnya sekarang pagi, siang, atau malam? - belalang tadi belum mati + TAPI BUKANKAN BELALANG ITU TELAH HANGUS TERBAKAR? "menjerit memekik keras & mati hangus mengeluarkan asap berbau mayat ke langit yang penuh matahari." DID YOU LIE, SHORT MEMORY LOSS, OR WHAT? - masih sibuk bertengkar dengan seekor semut merah tentang sisa sisa padi yang berserakan di sawah sawah di ladang ladang sehabis panen nanti + Anda menulis BELALANG DAN SEMUT BERTENGKAR BEREBUT PADI. Tetapi selanjutnya tidak di tulis dengan wawasan SATU BELALANG dan SATU SEMUT, karena disebutkan mereka berebut padi yang berserak di sawah-sawah dan ladang-ladang. Belalang dan semut binatang kecil, kalaupun mereka bertengkar memperebutkan padi, tidak akan sampai melewati sawah-sawah dan ladang-ladang. Bila ini perumpamaan, adjustlah dengan lebih baika agara sedikit masuk akal dan tidak terkesan....HOT AIR, HOT AIR, HOT AIR, bag of nonse - yang mesti mereka simpan di liang liang tanah mereka sebelum musim kering memusnahkan semuanya + God. Whatever. - tapi orang orang asing tentara tentara asing itu masuk ke negeri ini bersama musim kering yang datang terlalu pagi. + Tuhan berilah aku kekuatan amenahan absurditas tulisan ini sampai selesai aku membacanya. - terlalu pagi bagi nyenyak tidur penuh mimpi terlalu pagi bagi belalang yang sibuk bernyanyi + I am too tired to point out your absurdity. - waktu ayam berkokok tiga kali tentara tentara asing itu mulai menembaki rumah rumah menembaki sawah sawah menembaki embun embun di sawah sawah menembaki bintang bintang menembaki bulan yang purnama menembaki kerbau kerbau menembaki ayam ayam yang cuma mampu berkokok tiga kali + Talk about a case of a 'long train running', make that a runaway train, or a runaway drunken washed-out big fat bald train with a bag of hot air as its engine. - semut yang cerdik cepat cepat masuk ke liangnya & tak keluar keluar lagi. + So plain. "Semut cerdik bersembunyi di dalam liangnya, sekali untuk selamanya" or whatever, you're the POET. - tapi orang orang yang terkutuk tidurnya itu yang terkutuk mimpinya itu tak bisa tidur lagi tak bisa mimpi lagi & mereka laki laki & perempuan diikat hidungnya & diseret seperti kerbau ke seberang hutan sana + Di awal tulisanmu kau katakan mereka telah lari ke sebaerang hutan sana. Lalu kau katakan mereka tengah tidur. Lalu sekarang kau katakan mereka di bawa ke balik hutan sana, ke negeri asing di seberang hutan. Mereka diusir dari kampung mereka ke negeri lain? KENAPA? - sedangkan si belalang sial tadi tak pernah mengerti apa yang sebenarnya telah terjadi + Mau tahu sesuatu. Aku juga sial, tidak pernah mengerti aapa yagn terjadi atau apa yang ada dibenakmu ketika kau tulis ini. Ini kisah sama layaknya dengan kisah para penulis ternama.....VERSI GENERIKNYA. Arlin.

Love Song of Saut Speedy Gonzales (Poetry) - 4/14/2003 9:06:23 PM
It's empty, yet forcing on itself to be accepted. If the things he has to offer are Derrida, Foucault, Hitchcock, Mozart, alchohol, and nicotin, we've seen too many of that kinds. He's not saying anything new. Much like those boybands we hear on MTV.

a letter from the underground (Poetry) - 2/4/2003 12:18:06 PM
Wow, this was descriptive and very emotionally felt. I enjoyed this read not only for its content but also for it's sentiment and truth. One.

anak anak Jahwe (Poem in Indonesian) (Poetry) - 12/23/2002 1:16:14 PM
Got to give you something just for writing. Happy Holidays. Bill Murray

sajak orang orang buangan (Poem in Indonesian) (Poetry) - 12/23/2002 12:52:14 AM
Everyone should be able to 'speak' or 'write' in their native tongue. Good for you. JC xoxoxoxo

a letter from the underground (Poetry) - 12/14/2002 7:46:33 AM
This is an extremely powerful write, i like the repetition of the friend, the letter shows the separation of two people, and symbolises how separated so many of us are from what is going on around us. Excellent.

horn-bill song (Poetry) - 12/12/2002 2:07:01 PM
good write-- isn't the mention of Africa (African ivory beaks) in a poem about Borneo discobcerting? either way good write! john +

You can also search authors by alphabetical listing: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z



Featured Authors | New to AuthorsDen? | Add AuthorsDen to your Site
Share AD with your friends | Need Help? | About us


Problem with this page?   Report it to AuthorsDen

AuthorsDen, Inc. All rights reserved.